Rekomendasi 7 Aplikasi Pembukuan Terbaik untuk Bisnis Anda
Apa saja rekomendasi aplikasi pembukuan yang cocok untuk bisnis? 1. Kledo 2. Jubelio 3. QuickBooks Online
Table of Contents
Aplikasi pembukuan adalah aplikasi untuk melacak pendapatan dan pengeluaran bisnis.
Selain bisa menghasilkan berbagai laporan keuangan, aplikasi pembukuan juga dilengkapi dengan dashboard yang menunjukkan kondisi keuangan bisnis secara real-time.
Tidak hanya itu, banyak aplikasi pembukuan yang juga bisa membantu menghitung kewajiban pajak dan terintegrasi dengan aplikasi lain seperti software payroll dan HR, sehingga Anda tidak perlu memasukkan data yang sama secara manual ke berbagai sistem.
Di artikel ini, kami akan membahas rekomendasi 7 aplikasi pembukuan yang bisa bisnis Anda gunakan.
Rekomendasi 7 Aplikasi Pembukuan untuk Bisnis Anda
Berikut rekomendasi 7 aplikasi pembukuan untuk bisnis dengan penjelasan yang lebih detail.
1. Kledo

Kledo merupakan aplikasi pembukuan berbasis cloud yang dirancang untuk membantu UMKM hingga bisnis skala menengah dalam mengelola keuangan secara lebih rapi dan otomatis.
Salah satu keunggulan utama Kledo adalah kemampuannya menyajikan data keuangan secara real-time melalui dashboard yang intuitif, sehingga pemilik bisnis bisa langsung memahami kondisi keuangan tanpa harus memiliki latar belakang akuntansi.
Fitur yang ditawarkan sangat lengkap, mulai dari:
- Pembuatan invoice
- Pengelolaan piutang dan utang, pencatatan biaya
- 50+ laporan keuangan termasuk laba rugi, neraca, dan arus kas.
- Dukungan rekonsiliasi bank, sehingga Anda dapat mencocokkan transaksi bisnis dengan data dari rekening koran secara otomatis.
- Manajemen inventaris
Kledo juga unggul dalam kemudahan penggunaan. Antarmukanya sederhana, sehingga cocok untuk pemilik usaha yang baru mulai menggunakan aplikasi pembukuan.
Cocok untuk: UMKM, bisnis retail, jasa, hingga bisnis F&B seperti coffee shop atau katering yang membutuhkan sistem pembukuan praktis namun tetap powerful.
2. Jubelio
Jubelio adalah aplikasi pembukuan yang terintegrasi dengan sistem omnichannel, sehingga sangat cocok untuk bisnis yang berjualan di berbagai platform seperti marketplace, website, dan toko offline.
Sistem ini memungkinkan semua transaksi dari berbagai channel langsung tercatat otomatis dalam satu dashboard.
Fitur Jubelio:
- Manajemen inventaris yang kuat
- Pelacakan stok antar gudang dan otomatisasi restok
- Integrasi dengan berbagai marketplace populer
Cocok untuk: bisnis e-commerce, distributor, dan retail dengan banyak channel penjualan.
3. QuickBooks Online
QuickBooks Online adalah salah satu aplikasi pembukuan paling populer di dunia yang dikembangkan oleh Intuit.
Fitur QuickBooks:
- Pencatatan transaksi otomatis
- Pembuatan laporan keuangan
- Integrasi dengan berbagai aplikasi bisnis lain
Salah satu keunggulan QuickBooks adalah kemampuannya dalam otomatisasi. Misalnya, Anda bisa menghubungkan rekening bank sehingga transaksi akan tercatat otomatis.
QuickBooks juga mendukung multi-user, sehingga cocok digunakan oleh tim keuangan dalam satu perusahaan.
Cocok untuk: bisnis yang ingin menggunakan standar akuntansi internasional dan membutuhkan fitur lengkap.
4. Xero
Xero adalah aplikasi pembukuan berbasis cloud yang dikenal dengan tampilan modern dan kemudahan penggunaannya.
Salah satu keunggulan utama Xero adalah ekosistem integrasinya yang luas, karena terdapat lebih dari 1000 aplikasi yang bisa dihubungkan.
Fitur Xero:
- Invoice otomatis
- Rekonsiliasi bank
- Pelaporan keuangan
- Manajemen pengeluaran
- Kolaborasi real-time
Xero sangat cocok untuk bisnis yang sedang berkembang dan membutuhkan sistem yang scalable.
Cocok untuk: startup dan bisnis yang ingin berkembang ke skala lebih besar.
5. HashMicro Accounting
HashMicro Accounting merupakan bagian dari sistem ERP. Artinya, selain pembukuan, Anda juga bisa mengelola berbagai aspek bisnis lain seperti HR, CRM, dan inventory dalam satu sistem terintegrasi.
Fitur HashMicro:
- Otomatisasi jurnal
- Laporan keuangan lengkap
- Manajemen pajak.
- Kustomisasi fitur dengan proses perusahaan
Karena fiturnya yang cukup luas, HashMicro biasanya lebih cocok untuk bisnis yang sudah berkembang dan memiliki kebutuhan operasional yang lebih kompleks.
Cocok untuk: perusahaan menengah hingga besar.
6. Wave Accounting
Wave Accounting adalah aplikasi pembukuan gratis yang cukup populer, terutama di kalangan freelancer dan bisnis kecil.
Meskipun gratis, Wave tetap menawarkan fitur penting seperti:
Fitur Wave:
- Pencatatan transaksi
- Pembuatan invoice
- Laporan keuangan dasar
Karena fiturnya lebih sederhana dibanding software berbayar, Wave lebih cocok untuk bisnis dengan kebutuhan pembukuan yang tidak terlalu kompleks.
Cocok untuk: freelancer dan usaha kecil dengan budget terbatas.
7. BukuKas
BukuKas adalah aplikasi pembukuan yang dirancang khusus untuk UMKM di Indonesia. Fokus utamanya adalah kemudahan penggunaan, sehingga pemilik usaha bisa mencatat pemasukan dan pengeluaran dengan cepat tanpa perlu memahami akuntansi secara mendalam.
Fitur BukuKas:
- Pencatatan transaksi harian
- Laporan keuangan sederhana
- Pengiriman invoice melalui WhatsApp
- Pengingat pembayaran kepada pelanggan.
BukuKas sangat cocok untuk pelaku usaha mikro yang sebelumnya masih mencatat keuangan secara manual.
Cocok untuk: UMKM, warung, toko kecil, dan bisnis mikro.
Kesimpulan
Memilih aplikasi pembukuan yang tepat sangat bergantung pada kebutuhan bisnis Anda. Jika Anda mencari solusi yang lengkap, mudah digunakan, dan relevan untuk bisnis di Indonesia, maka Kledo menjadi pilihan paling seimbang. Namun, jika bisnis Anda memiliki kebutuhan khusus seperti integrasi marketplace atau sistem ERP, opsi lain seperti Jubelio atau HashMicro bisa menjadi alternatif yang tepat.
Jika ingin, saya bisa bantu bandingkan fitur antar aplikasi ini berdasarkan jenis bisnis Anda agar lebih spesifik.
Apa Saja Fitur Aplikasi Pembukuan yang Perlu Diperhatikan?
Berikut beberapa fitur utama yang perlu Anda cari dalam aplikasi pembukuan:
- Dashboard: Aplikasi pembukuan terbaik memiliki dashboard yang terorganisir, dapat disesuaikan, serta menampilkan visualisasi data yang jelas.
- Pembuatan invoice online: Anda dapat membuat dan mengirim invoice langsung dari aplikasi pembukuan tanpa perlu mencetak atau mengirim secara manual.
- Invoice berulang: Biasanya tersedia fitur otomatisasi untuk mengirim invoice berulang setiap bulan.
- Pengingat pembayaran otomatis: Banyak aplikasi pembukuan yang secara otomatis mengingatkan pelanggan untuk membayar tagihan yang belum lunas.
- Rekonsiliasi bank: Aplikasi pembukuan mencocokkan transaksi bank dengan invoice, tagihan, purchase order, dan pengeluaran.
- Laporan keuangan: Anda dapat membuat laporan dasar seperti laba rugi hingga laporan kesehatan bisnis yang lebih kompleks.
- Integrasi: Aplikasi pembukuan terbaik dapat terintegrasi dengan sistem POS, layanan payroll, platform HR, CRM, dan lainnya.
- Pelacakan jam kerja: Beberapa platform memungkinkan Anda melacak waktu kerja per tugas atau proyek, atau terhubung dengan aplikasi pihak ketiga.
- Manajemen inventaris: Beberapa aplikasi pembukuan menyediakan fitur untuk melacak stok, membuat purchase order, dan mengelola persediaan gudang.
- Dukungan untuk banyak bisnis: Beberapa aplikasi pembukuan memungkinkan Anda mengelola lebih dari satu bisnis dalam satu platform yang sama.
Jadi, itulah 7 rekomendasi aplikasi pembukuan terbaik yang mungkin cocok untuk bisnis Anda beserta fitur yang harus Anda pertimbangkan.
Dengan aplikasi pembukuan, pengelolaan keuangan Anda bisa menjadi lebih baik dan Anda pun bisa mengambil keputusan bisnis yang paling tepat berdasarkan data yang nyata.
Related Articles
Prosedur Purchase Request: Fungsi, Alur, & Contoh [+Gratis Template]
Daftar Harga PC Kantor Terbaru Merek ASUS, Lenovo, Acer, HP, Dell