150+ Contoh Soal Psikotes Kerja dan Jawabannya, Sering Keluar saat Seleksi Kerja!

Temukan kumpulan contoh soal psikotes kerja, dari matematika dasar, logika, gambar, hingga kepribadian lengkap dengan jawabannya di sini.

KantorKu HRIS
Ditulis oleh
KantorKu HRIS • 08 April 2026
Key Takeaways
Psikotes kerja digunakan untuk mengukur kemampuan kognitif, kepribadian, dan ketelitian kandidat.
Psikotes membantu HR mengurangi bias subjektif dan risiko salah rekrut, terutama untuk posisi strategis.
Tes aritmatika dan matematika dasar mengukur akurasi berhitung dalam kondisi tekanan waktu.
Tes penalaran analitik penting untuk posisi manajerial yang membutuhkan kemampuan pengambilan keputusan.
Tes verbal seperti sinonim dan antonim mengukur kemampuan bahasa serta kecepatan memahami instruksi.

Mencari contoh soal psikotes kerja supaya Anda bisa membuat rangkaian tes untuk membuat proses rekrutmen lebih sesuai dengan dengan kebutuhan posisi?

Jika selama ini Anda masih menilai kandidat hanya dari CV dan wawancara, ada baiknya mulai sekarang menerapkan psikotes.

Psikotes dapat membantu Anda menyaring calon karyawan dengan lebih terstruktur, mulai dari kemampuan numerik, logika, ketelitian, sampai kecenderungan kepribadian.

Bagi Anda yang sedang menyusun bank soal internal, pastikan simak artikel ini sampai tuntas karena di sini Anda akan menemukan contoh soal psikotes kerja dan jawabannya!

Apa Itu Psikotes Kerja?

Psikotes kerja adalah tes yang dipakai perusahaan untuk menilai kandidat dari sisi kemampuan kognitif, cara berpikir, kestabilan kerja, ketelitian, hingga kecenderungan kepribadian. 

Dalam praktik rekrutmen, psikotes membantu HR tidak hanya melihat kandidat dari kemampuannya dalam menjawab wawancara, tetapi juga kandidat yang cocok untuk peran dan budaya kerja.

Psikotes berguna untuk mengurangi risiko salah rekrut, terutama jika Anda merekrut untuk posisi yang menuntut akurasi dan konsistensi. 

Dengan tes yang tepat, Anda bisa menilai kandidat secara lebih adil dan berbasis indikator yang jelas.

Secara umum, psikotes kerja membantu perusahaan untuk:

  • Menilai kemampuan dasar kandidat secara lebih objektif
  • Membandingkan pelamar dengan standar yang sama
  • Menemukan potensi tersembunyi yang belum terlihat dari CV
  • Mengurangi bias personal saat seleksi
  • Menentukan kecocokan kandidat dengan posisi dan ritme kerja tim

Karena itu, perusahaan yang sedang bertumbuh biasanya mulai membangun proses seleksi yang lebih tertata. 

Di titik inilah sistem seperti aplikasi rekrutmen karyawan dan aplikasi database karyawan dibutuhkan supaya tes bisa langsung dikirimkan kepada kandidat hanya dengan sekali klik.

Banner KantorKu HRIS
Rekrut Kandidat Terbaik dengan Sistem Seleksi Otomatis!

KantorKu HRIS dapat screening CV berbasis AI otomatis, mengirimkan tes seleksi sekali klik, hingga mengelola database pelamar dalam satu dashboard.

150 Contoh Soal Psikotes Kerja dan Jawaban:nya

Bagian ini bisa Anda jadikan referensi untuk menyusun tes seleksi internal. Agar lebih mudah dipakai, tiap jenis tes dipecah per sub bagian dan diberi contoh singkat beserta jawaban, mari lihat contohnya satu per satu:

1. Tes Psikotes Aritmatika

Tes aritmatika dipakai untuk melihat kecepatan dan ketepatan berhitung sederhana kandidat. Agar tes ini efektif, gunakan angka yang sederhana tetapi dibatasi waktu. Tujuannya bukan sekadar menguji benar atau salah, melainkan menilai akurasi di bawah tekanan ringan.

Jenis tes ini biasanya terdapat di berbagai posisi, tetapi umumnya untuk posisi admin, finance, purchasing, kasir, analis operasional, dan peran yang berkaitan dengan angka.

Berikut contoh soalnya:

  1. 25 + 17 – 9 = ?
    Jawaban: 33
    Penjelasan: 25 + 17 = 42, lalu 42 – 9 = 33.
  2. 48 : 6 + 7 = ?
    Jawaban: 15
    Penjelasan: 48 ÷ 6 = 8, lalu 8 + 7 = 15.
  3. 12 x 4 – 18 = ?
    Jawaban: 30
    Penjelasan: 12 × 4 = 48, lalu 48 – 18 = 30.
  4. 75 – 28 + 13 = ?
    Jawaban: 60
    Penjelasan: 75 – 28 = 47, lalu 47 + 13 = 60.
  5. 96 : 8 x 3 = ?
    Jawaban: 36
    Penjelasan: 96 ÷ 8 = 12, lalu 12 × 3 = 36.
  6. 14 + 19 + 27 = ?
    Jawaban: 60
    Penjelasan: 14 + 19 = 33, lalu 33 + 27 = 60.
  7. 120 : 10 + 16 = ?
    Jawaban: 28
    Penjelasan: 120 ÷ 10 = 12, lalu 12 + 16 = 28.
  8. 35 x 2 – 14 = ?
    Jawaban: 56
    Penjelasan: 35 × 2 = 70, lalu 70 – 14 = 56.
  9. 81 : 9 + 22 = ?
    Jawaban: 31
    Penjelasan: 81 ÷ 9 = 9, lalu 9 + 22 = 31.
  10. 45 + 36 – 18 = ?
    Jawaban: 63
    Penjelasan: 45 + 36 = 81, lalu 81 – 18 = 63. 

Baca Juga: 16 Jenis Tes Psikotes untuk Meningkatkan Proses Rekrutmen 

2. Tes Psikotes Matematika Dasar

Tes ini biasanya sedikit lebih luas daripada aritmatika karena bisa memuat persentase, pecahan, perbandingan, dan soal cerita singkat. 

Untuk HRD, tes seperti ini cocok dipakai jika posisi membutuhkan nalar angka dasar, tetapi tidak sampai level teknis yang terlalu kompleks.

Adapun contoh soalnya:

  1. Jika 20% dari 150 adalah…
    Jawaban: 30
    Penjelasan: 0,2 × 150 = 30.
  2. 1/4 + 1/2 = …
    Jawaban: 3/4
    Penjelasan: 1/2 = 2/4, jadi total 3/4.
  3. Harga barang Rp200.000 didiskon 15%, maka harga akhirnya…
    Jawaban: Rp170.000
    Penjelasan: Diskon 30.000, jadi 200.000 – 30.000.
  4. Perbandingan 2 : 5 setara dengan…
    Jawaban: 4 : 10
    Penjelasan: Dikali 2 pada kedua sisi.
  5. Jika 3 karyawan menyelesaikan tugas dalam 6 jam, maka 6 karyawan menyelesaikan dalam…
    Jawaban: 3 jam
    Penjelasan: Pekerja dua kali → waktu setengah.
  6. Rata-rata dari 6, 8, 10, 12 adalah…
    Jawaban: 9
    Penjelasan: Total 36 dibagi 4.
  7. 30% dari 500 = …
    Jawaban: 150
    Penjelasan: 0,3 × 500.
  8. 2,5 x 4 = …
    Jawaban: 10
    Penjelasan: Perkalian langsung.
  9. Jika omzet naik dari 80 juta menjadi 100 juta, kenaikannya adalah…
    Jawaban: 25%
    Penjelasan: 20 ÷ 80 × 100%.
  10. Keliling persegi sisi 9 cm adalah…
    Jawaban: 36 cm
    Penjelasan: 4 × sisi.

3. Tes Psikotes Deret Angka

Deret angka digunakan untuk menilai pola pikir, konsentrasi, dan kemampuan kandidat menemukan hubungan logis di antara angka. Ini sangat umum dalam proses rekrutmen.

Kalau Anda ingin membuat tes yang lebih menantang, variasikan pola penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan pola campuran.

  1. 2, 4, 6, 8, …
    Jawaban: 10
    Penjelasan: Pola bertambah +2 secara konsisten.
  2. 5, 10, 20, 40, …
    Jawaban: 80
    Penjelasan: Pola dikali 2 setiap langkah.
  3. 1, 3, 6, 10, …
    Jawaban: 15
    Penjelasan: Pola bertambah +2, +3, +4, sehingga berikutnya +5.
  4. 7, 9, 12, 16, …
    Jawaban: 21
    Penjelasan: Pola bertambah +2, +3, +4, lalu +5.
  5. 3, 6, 12, 24, …
    Jawaban: 48
    Penjelasan: Pola dikali 2.
  6. 10, 9, 7, 4, …
    Jawaban: 0
    Penjelasan: Pola berkurang -1, -2, -3, sehingga berikutnya -4.
  7. 2, 5, 4, 7, 6, …
    Jawaban: 9
    Penjelasan: Pola selang-seling +3 lalu -1.
  8. 1, 1, 2, 3, 5, …
    Jawaban: 8
    Penjelasan: Pola Fibonacci (jumlah dua angka sebelumnya).
  9. 100, 90, 80, 70, …
    Jawaban: 60
    Penjelasan: Pola berkurang -10.
  10. 8, 16, 32, 64, …
    Jawaban: 128
    Penjelasan: Pola dikali 2.
  11. 3, 6, 9, 12, …
    Jawaban: 15
    Penjelasan: Pola bertambah +3.
  12. 4, 9, 16, 25, …
    Jawaban: 36
    Penjelasan: Pola kuadrat bilangan (2², 3², 4², 5², 6²).
  13. 2, 3, 5, 8, 12, …
    Jawaban: 17
    Penjelasan: Pola bertambah +1, +2, +3, +4, sehingga berikutnya +5.
  14. 6, 12, 18, 24, …
    Jawaban: 30
    Penjelasan: Pola bertambah +6.
  15. 9, 7, 5, 3, …
    Jawaban: 1
    Penjelasan: Pola berkurang -2.
  16. 1, 4, 9, 16, …
    Jawaban: 25
    Penjelasan: Pola kuadrat bilangan (1², 2², 3², 4², 5²).
  17. 5, 7, 11, 17, …
    Jawaban: 25
    Penjelasan: Pola bertambah +2, +4, +6, sehingga berikutnya +8.
  18. 2, 6, 7, 21, 22, …
    Jawaban: 66
    Penjelasan: Pola selang-seling ×3 lalu +1.
  19. 3, 9, 27, …
    Jawaban: 81
    Penjelasan: Pola dikali 3.
  20. 100, 95, 85, 70, …
    Jawaban: 50
    Penjelasan: Pola berkurang -5, -10, -15, sehingga berikutnya -20. 
  21. 11, 22, 33, 44, …
    Jawaban: 55
    Penjelasan: Pola bertambah +11 setiap langkah.
  22. 4, 6, 9, 13, 18, …
    Jawaban: 24
    Penjelasan: Pola bertambah +2, +3, +4, +5, sehingga berikutnya +6.
  23. 2, 4, 12, 48, …
    Jawaban: 240
    Penjelasan: Pola dikali 2, 3, 4, sehingga berikutnya dikali 5.
  24. 15, 14, 12, 9, 5, …
    Jawaban: 0
    Penjelasan: Pola berkurang -1, -2, -3, -4, sehingga berikutnya -5.
  25. 1, 2, 4, 7, 11, …
    Jawaban: 16
    Penjelasan: Pola bertambah +1, +2, +3, +4, sehingga berikutnya +5.
  26. 6, 8, 16, 18, 36, …
    Jawaban: 38
    Penjelasan: Pola selang-seling +2 lalu ×2.
  27. 9, 18, 16, 32, 30, …
    Jawaban: 60
    Penjelasan: Pola selang-seling ×2 lalu -2.
  28. 3, 5, 10, 12, 24, …
    Jawaban: 26
    Penjelasan: Pola selang-seling +2 lalu ×2.
  29. 7, 14, 13, 26, 25, …
    Jawaban: 50
    Penjelasan: Pola selang-seling ×2 lalu -1.
  30. 2, 3, 6, 7, 14, …
    Jawaban: 15
    Penjelasan: Pola selang-seling +1 lalu ×2.

4. Tes Psikotes Logika Penalaran

Tes ini mengukur kemampuan kandidat menarik kesimpulan dari sebuah informasi. Cocok dipakai untuk posisi supervisor, customer service, analyst, hingga admin yang harus membuat keputusan berdasarkan data.

  1. Semua karyawan memakai ID card. Dina karyawan. Maka…
    Jawaban: Dina memakai ID card
    Penjelasan: Semua anggota kelompok karyawan memiliki atribut tersebut.
  2. Jika sistem berjalan baik maka pekerjaan lancar. Sistem tidak berjalan baik, maka…
    Jawaban: Pekerjaan tidak lancar
    Penjelasan: Kondisi utama tidak terpenuhi, sehingga hasilnya tidak tercapai.
  3. Semua admin teliti. Rudi tidak teliti, maka…
    Jawaban: Rudi bukan admin
    Penjelasan: Kontrapositif: jika tidak teliti, maka bukan admin.
  4. Jika laporan lengkap maka disetujui. Laporan tidak disetujui, maka…
    Jawaban: Laporan tidak lengkap
    Penjelasan: Kontrapositif dari implikasi.
  5. Semua supervisor bertanggung jawab. Sinta supervisor. Maka…
    Jawaban: Sinta bertanggung jawab
    Penjelasan: Supervisor termasuk kelompok yang bertanggung jawab.
  6. Jika target tinggi maka usaha besar. Usaha tidak besar, maka…
    Jawaban: Target tidak tinggi
    Penjelasan: Kontrapositif.
  7. Semua data akurat. Data ini akurat, maka…
    Jawaban: Data ini termasuk data
    Penjelasan: Mengikuti pola generalisasi sederhana.
  8. Jika hadir tepat waktu maka dianggap disiplin. Tidak disiplin, maka…
    Jawaban: Tidak hadir tepat waktu
    Penjelasan: Kontrapositif dari hubungan logika.
  9. Semua pegawai mengikuti aturan. Budi tidak mengikuti aturan, maka…
    Jawaban: Budi bukan pegawai
    Penjelasan: Kontrapositif: jika tidak memenuhi syarat, bukan bagian kelompok.
  10. Jika kerja efektif maka hasil maksimal. Hasil tidak maksimal, maka…
    Jawaban: Kerja tidak efektif
    Penjelasan: Menggunakan logika kontrapositif.
  11. Semua HR adalah karyawan. Rina HR. Maka…
    Jawaban: Rina karyawan
    Penjelasan: Jika semua HR termasuk karyawan, maka setiap HR pasti karyawan.
  12. Jika target tercapai maka bonus diberikan. Target tidak tercapai, maka…
    Jawaban: Tidak ada bonus
    Penjelasan: Bonus hanya diberikan jika syarat terpenuhi.
  13. Semua supervisor adalah pemimpin. Andi supervisor. Maka…
    Jawaban: Andi pemimpin
    Penjelasan: Supervisor termasuk dalam kelompok pemimpin.
  14. Jika A > B dan B > C maka…
    Jawaban: A > C
    Penjelasan: Menggunakan logika transitif.
  15. Semua laporan harus selesai. Laporan ini belum selesai, maka…
    Jawaban: Belum memenuhi syarat
    Penjelasan: Syaratnya adalah laporan harus selesai.
  16. Jika lembur maka pekerjaan selesai. Tidak lembur, maka…
    Jawaban: Pekerjaan belum selesai
    Penjelasan: Dalam konteks soal, lembur menjadi syarat penyelesaian.
  17. Semua produk berkualitas. Produk X berkualitas, maka…
    Jawaban: Produk X termasuk produk
    Penjelasan: Jika memenuhi ciri kelompok, maka termasuk dalam kelompok tersebut.
  18. Jika disiplin maka sukses. Tidak disiplin, maka…
    Jawaban: Tidak sukses
    Penjelasan: Disiplin menjadi syarat keberhasilan dalam konteks soal.
  19. Jika hujan maka jalan basah. Jalan basah, maka…
    Jawaban: Bisa jadi hujan
    Penjelasan: Ini kemungkinan, bukan kepastian (bisa ada sebab lain).
  20. Semua manajer sibuk. Budi tidak sibuk, maka…
    Jawaban: Budi bukan manajer
    Penjelasan: Kontrapositif: jika tidak sibuk, maka bukan manajer.

5. Tes Psikotes Sinonim-Antomin

Tes verbal seperti sinonim dan antonim sering dipakai untuk melihat penguasaan bahasa, kecepatan memahami makna, dan ketepatan menangkap konteks.

Tes ini tampak sederhana, tetapi cukup efektif untuk posisi yang membutuhkan kemampuan komunikasi dan pemahaman instruksi.

  1. RELATIF = …
    A. Biasa
    B. Ukuran
    C. Nisbi
    D. Statis
    E. Pasti
    Jawaban:C. Nisbi
    Penjelasan: “Relatif” berarti tidak mutlak atau bergantung kondisi, sinonimnya “nisbi”.
  2. RENOVASI = …
    A. Pemagaran
    B. Pemugaran
    C. Pembongkaran
    D. Peningkatan
    E. Pemekaran
    Jawaban:B. Pemugaran
    Penjelasan: Renovasi berarti memperbaiki atau memperbarui.
  3. PSEUDONYM = …
    A. Nama asli
    B. Nama samaran
    C. Nama lengkap
    D. Bukan asli
    E. Padanan kata
    Jawaban:B. Nama samaran
    Penjelasan: Pseudonym adalah nama yang digunakan sebagai identitas pengganti.
  4. PAKAR >< …
    A. Awam
    B. Cendekia
    C. Mahir
    D. Spesialis
    E. Acuh
    Jawaban:A. Awam
    Penjelasan: Pakar berarti ahli, lawannya awam.
  5. DINAMIS >< …
    A. Pasif
    B. Statis
    C. Kondusif
    D. Apatis
    E. Pragmatis
    Jawaban:B. Statis
    Penjelasan: Dinamis berarti bergerak/berkembang, lawannya statis.
  6. NETRAL >< …
    A. Terikat
    B. Bertentangan
    C. Bergabung
    D. Berpihak
    E. Terpadu
    Jawaban:D. Berpihak
    Penjelasan: Netral berarti tidak memihak.
  7. HARMONI >< …
    A. Alat musik
    B. Serasi
    C. Percakapan
    D. Perselisihan
    E. Merdu
    Jawaban:D. Perselisihan
    Penjelasan: Harmoni berarti keselarasan.
  8. UTOPIA >< …
    A. Angan-angan
    B. Cita-cita
    C. Mimpi
    D. Maya
    E. Nyata
    Jawaban:E. Nyata
    Penjelasan: Utopia adalah sesuatu yang ideal/imajiner.
  9. LIBERAL >< …
    A. Bebas
    B. Terbuka
    C. Menerima
    D. Terbatas
    E. Permisif
    Jawaban:D. Terbatas
    Penjelasan: Liberal berarti bebas.
  10. REGULAR >< …
    A. Teratur
    B. Tidak teratur
    C. Tetap
    D. Biasa
    E. Komunikasi
    Jawaban:B. Tidak teratur
    Penjelasan: Regular berarti teratur.
  11. PRESTISE = …
    A. Unggul
    B. Elite
    C. Martabat
    D. Berkah
    E. Pilihan
    Jawaban:C. Martabat
    Penjelasan: Prestige berkaitan dengan kehormatan atau martabat.
  12. DEDUKSI = …
    A. Transduksi
    B. Intuisi
    C. Reduksi
    D. Konduksi
    E. Induksi
    Jawaban:E. Induksi
    Penjelasan: Deduksi berlawanan dengan induksi.
  13. SUMBANG = …
    A. Laras
    B. Imbang
    C. Kokoh
    D. Mirip
    E. Tepat
    Jawaban:A. Laras
    Penjelasan: Sumbang berarti tidak selaras, lawannya laras.
  14. NOMADIK = …
    A. Menetap
    B. Anomali
    C. Tak teratur
    D. Sesuai norma
    E. Mapan
    Jawaban:A. Menetap
    Penjelasan: Nomadik berarti berpindah-pindah.
  15. BONGSOR = …
    A. Susut
    B. Macet
    C. Menumpuk
    D. Kerdil
    E. Tertua
    Jawaban:A. Susut
    Penjelasan: Bongsor berarti besar, lawannya kecil/susut.
  16. LUGAS >< …
    A. Apatis
    B. Berlebihan
    C. Apa adanya
    D. Mengada-ada
    E. Keras
    Jawaban:D. Mengada-ada
    Penjelasan: Lugas berarti jelas dan langsung.
  17. ORATOR >< …
    A. Pemirsa
    B. Pemikir
    C. Pendengar
    D. Pembicara
    E. Penceramah
    Jawaban:C. Pendengar
    Penjelasan: Orator adalah pembicara.
  18. SEKULER >< …
    A. Tradisional
    B. Lemah
    C. Duniawi
    D. Ilmiah
    E. Keagamaan
    Jawaban:E. Keagamaan
    Penjelasan: Sekuler berarti tidak berkaitan dengan agama.
  19. MUHIBAH >< …
    A. Kunjungan
    B. Persahabatan
    C. Kenegaraan
    D. Karya wisata
    E. Kemalangan
    Jawaban:E. Kemalangan
    Penjelasan: Muhibah berkaitan dengan persahabatan atau hubungan baik.
  20. WAHANA >< …
    A. Kehutanan
    B. Wadah
    C. Kendaraan
    D. Eksistensi
    E. Ruang angkasa
    Jawaban:C. Kendaraan
    Penjelasan: Wahana adalah alat atau sarana untuk bergerak/membawa sesuatu.

6. Tes Psikotes Analogi dan Pengelompokkan Kata

Tes analogi mengukur kemampuan kandidat menemukan hubungan antar konsep, sementara pengelompokan kata menilai apakah kandidat mampu mengenali kategori yang paling sesuai. Jenis tes ini bisa dipakai untuk posisi umum karena cukup netral dan mudah dipahami kandidat.

Contohnya yaitu:

  1. Dokter : Rumah Sakit = Guru : …
    A. Buku
    B. Sekolah
    C. Murid
    D. Kelas
    E. Kantor
    Jawaban:B. Sekolah
    Penjelasan: Hubungan profesi dengan tempat kerja.
  2. Api : Panas = Es : …
    A. Air
    B. Beku
    C. Dingin
    D. Basah
    E. Salju
    Jawaban:C. Dingin
    Penjelasan: Hubungan objek dengan sifat yang dihasilkan.
  3. Mobil : Bensin = Manusia : …
    A. Minum
    B. Makanan
    C. Air
    D. Energi
    E. Istirahat
    Jawaban:B. Makanan
    Penjelasan: Hubungan sumber energi.
  4. Pensil : Menulis = Pisau : …
    A. Mengiris
    B. Memotong
    C. Menyimpan
    D. Mengasah
    E. Menggambar
    Jawaban:B. Memotong
    Penjelasan: Hubungan alat dengan fungsi utama.
  5. Mata : Melihat = Telinga : …
    A. Mendengar
    B. Bicara
    C. Merasa
    D. Berpikir
    E. Mengingat
    Jawaban:A. Mendengar
    Penjelasan: Hubungan organ dengan fungsi.
  6. Burung : Terbang = Ikan : …
    A. Melompat
    B. Berenang
    C. Menyelam
    D. Berjalan
    E. Terbang
    Jawaban:B. Berenang
    Penjelasan: Cara bergerak makhluk hidup.
  7. Jam : Waktu = Termometer : …
    A. Panas
    B. Suhu
    C. Cuaca
    D. Derajat
    E. Udara
    Jawaban:B. Suhu
    Penjelasan: Hubungan alat ukur dengan yang diukur.
  8. Laptop : Kerja = Smartphone : …
    A. Game
    B. Komunikasi
    C. Internet
    D. Hiburan
    E. Sosial
    Jawaban:B. Komunikasi
    Penjelasan: Fungsi utama.
  9. Buku : Membaca = TV : …
    A. Melihat
    B. Menonton
    C. Mendengar
    D. Mengamati
    E. Belajar
    Jawaban:B. Menonton
    Penjelasan: Aktivitas terhadap objek.
  10. Sepatu : Kaki = Sarung tangan : …
    A. Jari
    B. Tangan
    C. Lengan
    D. Kulit
    E. Badan
    Jawaban:B. Tangan
    Penjelasan: Alat pelindung anggota tubuh.
  11. Air : Haus = Makanan : …
    A. Minum
    B. Kenyang
    C. Lapar
    D. Nutrisi
    E. Energi
    Jawaban:C. Lapar
    Penjelasan: Kebutuhan berdasarkan kondisi.
  12. Kertas : Tulis = Kanvas : …
    A. Gambar
    B. Lukis
    C. Seni
    D. Cat
    E. Desain
    Jawaban:B. Lukis
    Penjelasan: Media dan aktivitas.
  13. Mobil : Jalan = Kapal : …
    A. Laut
    B. Sungai
    C. Air
    D. Pelabuhan
    E. Dermaga
    Jawaban:A. Laut
    Penjelasan: Jalur transportasi.
  14. Guru : Mengajar = Dokter : …
    A. Menyembuhkan
    B. Mengobati
    C. Memeriksa
    D. Menolong
    E. Merawat
    Jawaban:B. Mengobati
    Penjelasan: Profesi dan tugas utama.
  15. Matahari : Siang = Bulan : …
    A. Gelap
    B. Malam
    C. Cahaya
    D. Langit
    E. Bintang
    Jawaban:B. Malam
    Penjelasan: Waktu kemunculan.
  16. Ayam : Telur = Sapi : …
    A. Daging
    B. Susu
    C. Anak
    D. Peternakan
    E. Rumput
    Jawaban:B. Susu
    Penjelasan: Penghasil produk.
  17. Sepeda : Pedal = Mobil : …
    A. Ban
    B. Gas
    C. Mesin
    D. Stir
    E. Rem
    Jawaban:B. Gas
    Penjelasan: Penggerak.
  18. Pintu : Rumah = Gerbang : …
    A. Jalan
    B. Kompleks
    C. Kota
    D. Bangunan
    E. Halaman
    Jawaban:B. Kompleks
    Penjelasan: Akses masuk area.
  19. Air : Minum = Udara : …
    A. Hirup
    B. Bernapas
    C. Hembus
    D. Gunakan
    E. Rasakan
    Jawaban:B. Bernapas
    Penjelasan: Cara menggunakan.
  20. Keyboard : Ketik = Mouse : …
    A. Klik
    B. Geser
    C. Tekan
    D. Pilih
    E. Arahkan
    Jawaban:A. Klik
    Penjelasan: Fungsi utama alat. 

7. Tes Penalaran Analitik

Tes penalaran analitik biasanya lebih kompleks daripada logika dasar, karena kandidat harus mengolah beberapa informasi sekaligus sebelum menyimpulkan jawaban.

Tes ini sangat membantu saat Anda merekrut posisi yang memerlukan pengambilan keputusan berbasis situasi.

Adapun contoh soalnya:

  1. Jika semua A adalah B dan semua B adalah C, maka…
    A. Semua C adalah A
    B. Semua A adalah C
    C. Semua B adalah A
    D. Sebagian A adalah C
    E. Tidak ada hubungan
    Jawaban:B. Semua A adalah C
    Penjelasan: Logika berantai (A ⊂ B ⊂ C).
  2. Jika sebagian A adalah B, maka…
    A. Semua A adalah B
    B. Semua B adalah A
    C. Tidak semua A adalah B
    D. Tidak ada A yang B
    E. Semua salah
    Jawaban:C. Tidak semua A adalah B
    Penjelasan: “Sebagian” ≠ semua.
  3. Jika tidak ada A yang B, maka…
    A. A dan B berhubungan
    B. Semua A adalah B
    C. Sebagian A adalah B
    D. A dan B terpisah
    E. Tidak bisa disimpulkan
    Jawaban:D. A dan B terpisah
    Penjelasan: Tidak ada irisan.
  4. Jika semua karyawan disiplin, maka…
    A. Semua karyawan tidak disiplin
    B. Tidak ada karyawan disiplin
    C. Tidak ada karyawan yang tidak disiplin
    D. Sebagian karyawan tidak disiplin
    E. Semua karyawan bebas
    Jawaban: C
    Penjelasan: Semua berarti 100%.
  5. Jika sebagian data salah, maka…
    A. Semua data salah
    B. Semua data benar
    C. Tidak ada data benar
    D. Sebagian data benar
    E. Tidak bisa disimpulkan
    Jawaban: D
    Penjelasan: Jika ada yang salah → pasti ada yang benar.
  6. Jika semua supervisor adalah leader, maka…
    A. Semua leader adalah supervisor
    B. Tidak ada leader
    C. Leader belum tentu supervisor
    D. Semua supervisor bukan leader
    E. Semua salah
    Jawaban: C
    Penjelasan: Relasi satu arah.
  7. Jika tidak semua karyawan hadir, maka…
    A. Semua hadir
    B. Tidak ada yang hadir
    C. Ada yang tidak hadir
    D. Semua terlambat
    E. Tidak bisa disimpulkan
    Jawaban: C
    Penjelasan: Minimal satu tidak hadir.
  8. Jika semua tugas selesai, maka…
    A. Masih ada tugas
    B. Tidak ada tugas tersisa
    C. Sebagian tugas belum selesai
    D. Semua tugas gagal
    E. Tidak bisa disimpulkan
    Jawaban: B
    Penjelasan: Semua selesai = nol sisa.
  9. Jika sebagian tim produktif, maka…
    A. Semua tim produktif
    B. Tidak ada tim produktif
    C. Tidak semua tim produktif
    D. Semua tim tidak produktif
    E. Tidak bisa disimpulkan
    Jawaban: C
    Penjelasan: Sebagian ≠ semua.
  10. Jika tidak ada error, maka…
    A. Sistem rusak
    B. Sistem berjalan baik
    C. Sistem lambat
    D. Sistem gagal
    E. Tidak bisa disimpulkan
    Jawaban: B
    Penjelasan: Tidak ada error = sistem normal.
  11. Jika semua manajer adalah pemimpin, dan sebagian pemimpin adalah kreatif, maka…
    A. Semua manajer kreatif
    B. Sebagian manajer kreatif
    C. Tidak ada manajer kreatif
    D. Semua kreatif adalah manajer
    E. Tidak bisa disimpulkan
    Jawaban: E
    Penjelasan: Tidak ada kepastian manajer termasuk yang kreatif.
  12. Jika semua A adalah B, dan sebagian B adalah C, maka…
    A. Semua A adalah C
    B. Sebagian A adalah C
    C. Tidak ada A yang C
    D. Tidak bisa disimpulkan
    E. Semua C adalah A
    Jawaban: D
    Penjelasan: Tidak ada jaminan A termasuk bagian B yang C.
  13. Jika sebagian siswa rajin, maka…
    A. Semua siswa rajin
    B. Tidak ada siswa rajin
    C. Tidak semua siswa rajin
    D. Semua siswa malas
    E. Tidak bisa disimpulkan
    Jawaban: C
    Penjelasan: “Sebagian” berarti tidak seluruhnya.
  14. Jika semua bunga adalah tanaman, dan tidak ada tanaman yang bergerak, maka…
    A. Semua bunga bergerak
    B. Sebagian bunga bergerak
    C. Tidak ada bunga yang bergerak
    D. Semua tanaman bergerak
    E. Tidak bisa disimpulkan
    Jawaban: C
    Penjelasan: Bunga termasuk tanaman → tidak bergerak.
  15. Jika tidak semua produk laku, maka…
    A. Semua produk laku
    B. Tidak ada produk laku
    C. Ada produk yang tidak laku
    D. Semua produk gagal
    E. Tidak bisa disimpulkan
    Jawaban: C
    Penjelasan: Minimal ada satu yang tidak laku.
  16. Jika semua programmer bisa coding, dan sebagian coder kreatif, maka…
    A. Semua programmer kreatif
    B. Sebagian programmer kreatif
    C. Tidak ada programmer kreatif
    D. Tidak bisa disimpulkan
    E. Semua kreatif adalah programmer
    Jawaban: D
    Penjelasan: Tidak pasti programmer termasuk coder yang kreatif.
  17. Jika semua burung punya sayap, dan sebagian hewan punya sayap, maka…
    A. Semua hewan adalah burung
    B. Sebagian hewan adalah burung
    C. Tidak ada burung yang hewan
    D. Semua burung adalah hewan
    E. Tidak bisa disimpulkan
    Jawaban: D
    Penjelasan: Burung termasuk kategori hewan.
  18. Jika tidak ada karyawan malas, maka…
    A. Semua karyawan rajin
    B. Sebagian karyawan malas
    C. Semua karyawan tidak rajin
    D. Tidak bisa disimpulkan
    E. Semua karyawan bebas
    Jawaban: A
    Penjelasan: Lawan dari malas adalah rajin.
  19. Jika sebagian A bukan B, maka…
    A. Semua A adalah B
    B. Tidak ada A yang B
    C. Tidak semua A adalah B
    D. Semua B adalah A
    E. Tidak bisa disimpulkan
    Jawaban: C
    Penjelasan: Ada A yang bukan B → tidak semua A adalah B.
  20. Jika semua X adalah Y dan tidak ada Y yang Z, maka…
    A. Semua X adalah Z
    B. Sebagian X adalah Z
    C. Tidak ada X yang Z
    D. Semua Z adalah X
    E. Tidak bisa disimpulkan
    Jawaban: C
    Penjelasan: X ⊂ Y dan Y tidak beririsan dengan Z → X juga tidak beririsan dengan Z.

Baca Juga: 50+ Contoh Soal Psikotes untuk Seleksi Kandidat & Cara Mengerjakannya

8. Tes MBTI

MBTI sering dipakai sebagai alat bantu membaca preferensi kerja kandidat, bukan sebagai satu-satunya penentu lolos atau tidak. Tidak ada jawaban yang benar atau salah di tes ini.

Gunakan dengan bijak untuk memahami gaya komunikasi, cara mengambil keputusan, dan cara kandidat merespons lingkungan kerja.

Beberapa contohnya seperti:

  1. Saat bekerja, Anda lebih nyaman…
    A. Bekerja sendiri dengan fokus tinggi
    B. Bekerja dalam tim dan berdiskusi
    Penjelasan:
    A = cenderung Introvert (I) → fokus individu
    B = cenderung Extrovert (E) → energi dari interaksi
  2. Dalam mengambil keputusan, Anda lebih mengutamakan…
    A. Logika dan data
    B. Perasaan dan nilai personal
    Penjelasan:
    A = Thinking (T) → rasional & objektif
    B = Feeling (F) → mempertimbangkan emosi & nilai
  3. Gaya kerja yang Anda sukai adalah…
    A. Terstruktur dan terencana
    B. Fleksibel dan spontan
    Penjelasan:
    A = Judging (J) → suka kepastian & rencana
    B = Perceiving (P) → adaptif & fleksibel
  4. Anda mendapatkan energi dari…
    A. Interaksi dengan banyak orang
    B. Waktu sendiri untuk berpikir
    Penjelasan:
    A = Extrovert (E)
    B = Introvert (I)
  5. Saat menghadapi masalah, Anda lebih fokus pada…
    A. Detail dan fakta
    B. Gambaran besar dan kemungkinan
    Penjelasan:
    A = Sensing (S) → realistis & detail
    B = Intuition (N) → pola & kemungkinan
  6. Dalam bekerja, Anda lebih memilih…
    A. Mengikuti rencana yang sudah jelas
    B. Menyesuaikan diri dengan situasi yang berubah
    Penjelasan:
    A = Judging (J)
    B = Perceiving (P)
Banner KantorKu HRIS
Rekrut Kandidat Terbaik dengan Sistem Seleksi Otomatis!

KantorKu HRIS dapat screening CV berbasis AI otomatis, mengirimkan tes seleksi sekali klik, hingga mengelola database pelamar dalam satu dashboard.

9. Tes DISC

DISC cukup populer dalam rekrutmen karena mudah dipahami. Fokusnya pada empat kecenderungan perilaku, yaitu Dominance, Influence, Steadiness, dan Conscientiousness.

Berikut contoh soal dan cara pengerjaannya:

Petunjuk:

Di setiap nomor, beri tanda:

  • ✓ = P (Paling menggambarkan diri Anda)
  • ✗ = K (Paling tidak menggambarkan diri Anda)
NoPKGambaran Diri
147.Saya suka mengambil keputusan dengan cepat
Saya mudah bergaul dan komunikatif
Saya sabar dan konsisten
Saya teliti dan detail
148.Saya fokus pada target
Saya penuh semangat
Saya tenang dalam tekanan
Saya suka mengikuti prosedur
149.Saya suka tantangan
Saya mudah beradaptasi
Saya loyal dan stabil
Saya analitis
150.Saya kompetitif
Saya persuasif
Saya pendengar yang baik
Saya perfeksionis
151.Saya cepat bertindak
Saya optimis
Saya suportif
Saya sistematis
152.Saya tegas
Saya ramah
Saya sabar
Saya teliti
153.Saya berani mengambil risiko
Saya suka berbicara
Saya stabil
Saya detail-oriented
154.Saya mandiri
Saya ekspresif
Saya kooperatif
Saya terstruktur
155.Saya dominan dalam diskusi
Saya komunikatif
Saya sabar
Saya kritis
156.Saya fokus hasil
Saya energik
Saya setia
Saya akurat

10. Tes Psikotes Kraepelin

Tes Kraepelin mengukur konsentrasi, stabilitas, kecepatan kerja, dan daya tahan. Bentuknya berupa penjumlahan angka vertikal secara berurutan.

Adapun cara mengerjakannya yaitu dengan:

Petunjuk:

  • Jumlahkan dua angka yang berdekatan secara vertikal
  • Tulis hanya angka terakhir (satuan) dari hasil penjumlahan
  • Kerjakan secepat dan seteliti mungkin

157. Berikut contoh soal:

2 5 7 3 8 4 6 9

3 6 2 5 7 1 8 4

5 2 8 6 4 3 7 1

7 4 6 2 5 8 3 9

1 3 5 7 9 2 4 6

Contoh cara mengerjakan:

2 + 3 = 5

3 + 5 = 8

5 + 7 = 2 (karena 12 → ambil angka terakhir)

Jadi yang ditulis hanya angka satuan. Maka hasil untuk baris pertama yaitu 5 1 9 8 5 5 4 3.

11. Tes Psikotes Pauli

Tes Pauli mirip dengan Kraepelin, sama-sama memakai deretan angka vertikal. Fungsinya juga untuk melihat ketahanan kerja, konsentrasi, ritme, dan ketelitian.

Walau tampak sederhana, tes Pauli menuntut konsistensi. Kandidat yang cepat tetapi ceroboh bisa terlihat dari banyaknya eror.

Lihat contoh tes psikotes pauli sebagai berikut:

Petunjuk:

  • Jumlahkan dua angka yang berdekatan secara vertikal
  • Tulis hanya angka terakhir (satuan)
  • Kerjakan dari atas ke bawah secara berurutan
  • Fokus pada kecepatan dan konsistensi

158. Berikut contoh soal:

3 7 2 5 8 4 6 9

6 1 5 3 7 2 8 4

2 8 4 6 1 9 3 5

5 3 7 2 6 4 8 1

9 2 6 4 3 5 7 8

Contoh cara mengerjakan:

3 + 6 = 9
6 + 2 = 8
2 + 5 = 7

Jika hasil lebih dari 9, ambil angka terakhir

Contoh: 7 + 8 = 15 → tulis 5

Maka hasil untuk baris pertama yaitu:

9 8 7 8 5 6 4 3

12. Tes Psikotes Wartegg

Jika Anda ingin menyiapkan contoh soal psikotes kerja gambar, Wartegg termasuk format yang paling sering dipakai.

Wartegg dipakai untuk membaca kecenderungan kepribadian, cara seseorang memulai tugas, pola adaptasi, hingga gaya menyelesaikan masalah melalui gambar sederhana.

159. Lihat contoh Wartegg sebagai berikut: 

Contoh Tes Wartegg | Sumber: Scribd
Contoh Tes Wartegg | Sumber: Scribd

13. Tes Psikotes HTP (House-Tree-Person)

HTP adalah tes gambar proyektif yang meminta kandidat menggambar rumah, pohon, dan orang. 

Tes ini dipakai sebagai alat bantu untuk membaca aspek kepribadian, persepsi diri, dan cara kandidat mengekspresikan diri.

160. Contohnya seperti gambar berikut:

Tes Psikotes HTP | Sumber: Visimedia Pustaka
Tes Psikotes HTP | Sumber: Visimedia Pustaka

14. Tes Psikotes Spasial

Tes spasial mengukur kemampuan kandidat memahami bentuk, arah, rotasi, posisi, dan hubungan ruang. 

Tes ini banyak dipakai untuk posisi teknis, desain, engineering, gudang, quality control, dan pekerjaan yang menuntut visualisasi.

Contoh Tes Spasial | Sumber: Scribd
Contoh Tes Spasial | Sumber: Scribd

Kelola Onboarding Karyawan Lebih Cepat & Tepat lewat KantorKu HRIS!

Setelah kandidat lolos psikotes dan interview, pekerjaan HR belum selesai. Justru di titik itulah proses administrasi biasanya mulai menumpuk, karena harus onboarding karyawan baru. 

Jika masih dikerjakan manual, proses ini rawan lambat. Untuk itu, sebaiknya Anda menggunakan aplikasi rekrutmen karyawan seperti KantorKu HRIS.

KantorKu adalah platform HRIS all-in-one yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola absensi, payroll, rekrutmen, hingga penilaian kinerja dalam satu sistem. 

Untuk kebutuhan rekrutmen, KantorKu menyediakan fitur pasang lowongan, screening CV dengan AI, email dan tes otomatis, hingga laporan rekrutmen dari satu dashboard. 

Dashboard Rekrutmen KantorKu HRIS
Dashboard Rekrutmen KantorKu HRIS

Beberapa fitur unggulannya yaitu:

  • Screening CV Otomatis dengan AI: Menyaring ratusan lamaran sesuai kualifikasi sehingga HR hanya fokus pada talenta terbaik.
  • Loker Terintegrasi LinkedIn: Mengunggah lowongan kerja sekali klik yang otomatis tersebar ke berbagai portal karir.
  • Advanced Filtering Detail: Memfilter database pelamar berdasarkan pengalaman, sertifikasi, hingga ekspektasi gaji.
  • Kirim Email & Tes Otomatis: Menjalankan komunikasi undangan interview dan pengiriman tes seleksi hanya dengan satu klik langsung dari dashboard.
  • Database Karyawan Terpusat: Menyatukan data hasil rekrutmen, absensi, dan payroll dalam satu sistem cloud yang memudahkan pelacakan riwayat kerja.

Saatnya menciptakan pengalaman onboarding yang berkesan bagi karyawan baru dengan sistem yang serba otomatis. Langsung saja book demo gratis sekarang juga untuk mencoba fitur onboarding karyawan baru!

Banner KantorKu HRIS
Rekrut Kandidat Terbaik dengan Sistem Seleksi Otomatis!

KantorKu HRIS dapat screening CV berbasis AI otomatis, mengirimkan tes seleksi sekali klik, hingga mengelola database pelamar dalam satu dashboard.

Bagikan

Related Articles

Panduan SOP Onboarding Karyawan Baru & Contoh Templatenya

Unduh contoh SOP onboarding karyawan baru siap pakai ini atau pahami cara membuatnya agar lebih sesuai dengan perusahaan Anda.

Apa itu Pasar Tenaga Kerja? Ini Jenis, Fungsi, dan Panduannya bagi HR

Pasar tenaga kerja adalah penentu supply-demand talenta dan upah. Simak fungsi, tantangan, dan caranya sebelum digantikan oleh AI!
cara screening cv

Cara Screening CV Manual & ATS [+Template Screening]

Cara screening CV manual & ATS yaitu tentukan must-have, gunakan scorecard, filter keyword, ranking kandidat, dan validasi red flag otomatis.